Tuesday, 27 September 2022

Kualitas Air Sungai di Jakarta Apakah Layak?

 

                                                         Sungai di Jakarta

Kualitas air di DKI Jakarta apakah masih layak digunakan untuk kehidupan sehari - hari? Mari kita bahas.

Ali maulana selaku Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyebut bahwa kualitas air sungai di Ibu Kota sudah sangat mengkhawatirkan, Meski kalau dilihat secara kasat mata memang tampak membaik karena sudah bersih dari sampah. Tetapi faktanya 60% sungai di Jakarta sudah masuk kategori tercemar berat.


Contoh saja di kali ciliwung, Secara kasat mata terus membaik padahal nyatanya air di kali ciliwung termasuk air yang sedang tercemar. Jumlah bakteri escheria coli (e-coli) di ciliwung bisa berkisar antara 40 - 50 ribu per 100 mililiter.


Jadi berdasarkan pengukuran kualitas air yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup di 90 titik di 20 sungai di Jakarta, Pada 2014 lalu, Tidak sampai setengahnya sungai yang tercemar berat. Namun presentase itu terus meningkat pada 2015 menjadi 43% dan meningkat lagi menjadi 60 hingga 61% pada 2016 - 2017.


Sungguh mengkhawatirkan bukan? ditambah lagi air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi semua makhluk hidup yang ada di bumi. Maka dari itu kita harus bisa menjaga air yang ada di sekitar kita entah itu sungai, Kali, Danau ataupun yang lainnya agar selalu bersih dan terhindar dari hal yang bisa membahayakan jika di konsumsi.


Lalu, dengan apasih kita bisa mengetahui bagaimana kualitas air? yaitu dengan menggunakan Water Quality System . Apa itu? Water Quality Monitoring System adalah alat untuk memonitoring atau memantau kualitas air. Ingin tahu lebih lanjut?


                                                                           Baca Selengkapnya>>


No comments:

Post a Comment